Polda Metro Ungkap 2 Kasus Kejahatan, Pelaku Residivis-Anak di Bawah Umur

Jakarta

Jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 2 kasus kejahatan berupa perampokan di Tangerang dan penadahan di Bogor. Pelaku dua kasus ini mulai dari residivis sampai anak di bawah umur.

Polisi berhasil menangkap pelaku jambret di Tangerang berinisial TF alias G yang merupakan seorang residivis. Dia tertangkap setelah melakukan aksi di Jalan Benteng Makasar, Kota Tangerang pada 20 Juni 2020 lalu.

“Terakhir di TKP Jalan Benteng Makasar, Kota Tangerang, waktu 20 Juni lalu. Tersangka TF alias G. Tersangka adalah residivis. Ini kali kedua di kasus yang sama,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020).

Pria yang pernah dua tahun dibui itu biasanya mengincar perempuan sebagai korban. Yusri mengatakan TF terakhir merampok emas dan sebuah tas.

“Modusnya dia mengecek melihat korbannya biasanya melintas di jalan, rata-rata wanita yang membawa tas. Kemudian dipaksa dijambret dengan pemaksaan. Terakhir adalah emas dan tas korban kemudian dibawa lari,” jelas Yusri.

Akibat aksinya, TF dijerat pasal 365 dengan ancaman 7 tahun penjara.

Selain itu, Polisi juga berhasil mengungkap kasus penadahan dengan tersangka anak di bawah umur, MI. Dia diamankan 18 Juli 2020 di depan sebuah rumah makan di Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

“Korbannya AR, tersangka anak di bawah umur. MI adalah 480-nya daripada kejadian adanya pencurian yang dilakukan oleh tersangka. Ini masih dalam karena anak di bawah umur, ada proses peradilannya tersendiri ya,” kata Yusri.

Yusri mengatakan MI merupakan seorang penadah dari aksi perampokan. Dia mengatakan ada pelaku lain yang masih dicari keberadaannya karena aksi ini dilakukan secara berkelompok.

“Ini memang masih kita pengejaran terus karena mereka masih ada lagi yang DPO karena berkelompok. Ada 2 DPO, pertama inisialnya BC yang kedua adalah AB, karena mereka biasanya bersama-sama tetapi pelaku utamanya adalah anak di bawah umur inisialnya adalah A, kemudian MI penadah dari barang hasil kejahatan pelaku,” ungkap Yusri.

“Untuk 480 ancaman hukuman 4 tahun penjara,” jelasnya.

(idn/idn)



Source:

author
Author: 

    Leave a reply "Polda Metro Ungkap 2 Kasus Kejahatan, Pelaku Residivis-Anak di Bawah Umur"