Pembantu Presiden Harus Responsif, Wajar Marah

No comment 49 views
Jakarta

Partai NasDem menanggapi kemarahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri dalam rapat kabinet paripurna. NasDem menilai kemarahan itu adalah hal yang wajar apabila target Presiden Jokowi tidak terlaksana dengan baik.

“Kemarahan presiden sama lah, karena kan pembantu-pembantu Presiden harus responsif, harus mampu menerjemahkan apa yang menjadi kemauan Presiden. Kadang-kadang presiden udah ngomong A, ya Permen-nya nggak ada, ego sektor masih terjadi, wajar presiden marah itu,” kata Ketua DPP NasDem, Willy Aditya kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Willy mengatakan jajaran kabinet berada dalam komando Presiden Jokowi. Sehingga harus mengikuti instruksi presiden.

“Itu yang menjadi sebuah keharusan kalau presidennya lari, terus pasukan Presiden jalan santai ndak cocok itu. Kalau Presidennya lari, yang lain harus lari, sehingga apa yang menjadi kebutuhan pemerintahan itu harus menjadi terkoneksi,” kata dia.

“Jadi memang variabelnya memang harus kita lihat, skil saja, profesionalisme saja itu tidak cukup untuk menjadi seorang menteri tapi harus dibarengi oleh sebuah kapabilitas, kapasitas, manajerial dan leadership, di sana dia harus menjadi sebuah variabel yang harus saling komplementer,” imbuhnya.



Source:

author
Author: 

    Leave a reply "Pembantu Presiden Harus Responsif, Wajar Marah"