Mall-Tempat Wisata di DKI Mulai Buka, Golkar Minta Protokol Kesehatan Maksimal

Jakarta

Masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi memasuki minggu ke-4, Mall hingga tempat wisata mulai kembali dibuka. Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco meminta protokol kesehatan harus diawasi secara maksimal.

Jika tidak maksimal menurutnya, gelombang kedua virus corona di DKI akan terjadi.

“Waspada gelombang kedua virus corona. Karena mall sudah banyak yang di buka apa lagi kalau protokol kesehatan-nya tidak maksimal. Jalanan sudah macet, tempat wisata sudah dibuka. Puncak sudah padat lagi. Rumah sakit dan Dinas Kesehatan harus waspada,” kata Basri ketika dihubungi, Sabtu (20/6/2020) malam.

Basri mengatakan jangan sampai seperti Surabaya. Dia menyebut rumah sakit di Surabaya sudah tidak menampung.

“Jangan sampai kita kaya Surabaya. Rumah sakit sudah overload,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta resmi menetapkan PSBB transisi hingga 18 Juni 2020. Aturan itu tertuang dalam Kepgub Nomor 563 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan Tahapan dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju masyarakat, Sehat, Aman, dan Produktif.

“Menetapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial berskala Besar pada masa transisi menuju sehat, aman, dan produktif selama 14 hari terhitung sejak 5 Juni 2020 sampai dengan 18 Juni 2020,” demikian isi kepgub tersebut seperti dilihat, Jumat (5/6).

Dalam kepgub itu juga dituliskan, jika dalam masa transisi sampai 18 Juni tidak terjadi peningkatan kasus COVID-19, masa transisi dilanjutkan 19 Juni hingga 2 Juli. PSBB transisi hingga 2 Juli ini meliputi bidang tempat kegiatan ibadah, fasilitas umum, kegiatan sosial dan budaya, hingga pergerakan orang menggunakan moda transportasi.

Anies pun telah mengungkapkan hasil evaluasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi dalam 10 hari terakhir. Hasilnya, Anies mengungkapkan dalam satu minggu terakhir indikator yang membahayakan keselamatan warga tidak tampak.

Anies awalnya menjelaskan mengenai potensi PSBB diberlakukan kembali atau tidak. Dia mengatakan tidak ada yang tidak mungkin.

“Pertama, mengenai mungkinkah kita kembali ke masa PSBB? Tidak ada kemungkinan yang ditutup, karena itulah kita katakan ini adalah masa transisi. Masa transisi itu akan bisa memasuki fase sehat, aman, produktif, jika indikator-indikator kesehatan masyarakat dan epidemiologi menunjukkan bahwa adanya kegiatan ekonomi, sosial, budaya tidak berdampak negatif kepada keselamatan warga,” kata Anies saat meninjau penerapan protokol kesehatan di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020).

(eva/eva)



Source:

author
Author: 

    Leave a reply "Mall-Tempat Wisata di DKI Mulai Buka, Golkar Minta Protokol Kesehatan Maksimal"