Hari Kedua, 128.668 Pelanggar Protokol COVID Terjaring Operasi Yustisi

Jakarta

Polisi, TNI, bersama stakeholder terkait melakukan operasi yustisi untuk mencegah penyebaran COVID-19. Pada hari kedua operasi yustisi, sebanyak 96.595 teguran lisan telah diberikan.

“Adapun jenis sanksi yang dikenakan pada 15 September 2020 selama operasi yustisi, teguran terdiri dari lisan 96.595 kali dan teguran tertulis sebanyak 5.772 kali,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2020).

Awi menambahkan Polri, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait telah menerapkan 1.421 denda administratif kepada para pelanggar protokol kesehatan dengan nilai nominal uang yang telah dikumpulkan Rp 79.218.500. Selain itu, lanjutnya, empat tempat usaha ditutup.

“Sanksi lainnya kerja sosial sebanyak 2.096 kali,” lanjutnya.

Awi mengatakan 80.615 personel gabungan diturunkan dalam operasi yustisi pada hari kedua ini. Jenderal bintang satu ini menerangkan jumlah razia yang dilakukan petugas pada hari kedua operasi yustisi ini meningkat 49,36 persen dibandingkan hari pertama.

“Jumlah kegiatan razia atau pemeriksaan yang pertama ini, 14 September 2020, 53.972 kegiatan, kemudian sasaran yang dituju sebanyak 47.752 orang terjaring razia, kemudian 2.318 tempat, dan 2.511 kegiatan. Kemudian yang kedua, pada September 2030, sebanyak 80.615 kegiatan. Adapun sasaran yang dituju sebanyak 128.668 orang terjaring razia, kemudian 5.063 tempat, dan 12.193 kegiatan,” ujarnya.

“Sesuai data di atas, apabila dibandingkan dengan giat razia 14 September 2020 dibandingkan 15 September 2020 terjadi kenaikan sebanyak 26.643 kegiatan atau 49,36 persen,” sambung Awi.

(knv/knv)



Source:

author
Author: 

    Leave a reply "Hari Kedua, 128.668 Pelanggar Protokol COVID Terjaring Operasi Yustisi"