CT Corp Sumbang Laboratorium PCR ke RS Pusat Otak Nasional

Jakarta

CT Corp menyumbang laboratorium BSL-2 (Biosafety level 2) untuk Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Jakarta Timur. Tes polymerase chain reaction (PCR) dapat dilakukan di laboratorium itu sehingga dapat mempercepat penanganan virus Corona (COVID-19).

Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Mursyid Bustami mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh CT Corp, bekerjasama dengan Bank Mega, Astra dan Indofood ini. Mursyid menyebut bantuan ini sangat penting untuk mendeteksi virus sars cov-2 yang dapat memicu virus Corona (COVID-19).

“Kami dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional berterima kasih sekali atas bantuan pengadaan BSL-2 di rumah sakit kita ini dari CT Corp, Bank Mega, Astra maupun Indofood. Laboratorium ini tentunya sangat penting bagi kami kalau pada saat ini kita bisa manfaatkan untuk mendeteksi virus sars cov-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19,” kata Mursyid kepada wartawan di RS PON Jalan M.T Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (29/6/2020).

Laboratorium BSL-2 di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional memiliki 6 ruang utama yaitu ruang ganti, swab, reagen, deep feeezer, logistik dan ekstraksi.

Mursyid menuturkan laboratorium BSL 2 ini cukup canggih. “BSL- 2, biosafety level 2 artinya tingkat keamanan dari laboratorium itu level 2 ada lagi yang diatas ini BSL-3 tapi untuk mendeteksinvirus maupun bakteri khsususnya sars cov-2 ini cukup setara dengan BSL-2,” ucapnya.

BSL-2 yang disumbang oleh CT Corp ini sudah teruji keamanannya dan memenuhi standar internasional. Dengan begitu, kata Mursyid, baik pasien maupun petugas yang sedang bekerja sudah sangat terjamin keamanannya.

“Sesuai namanya BSL-2 tingkat keamanannya itu sudah di uji coba jadi tingkat keamanan ini memenuhi standar internasional sehingga aman untuk petugas kita atau petugas yang bekerja di laboratorium, yang bekerja itu aman terhadap pasien, aman juga terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar dan ini sebelum dipakai, laboratorium ini sudah dilakukan pengetesan sehingga memenuhi standar nasional maupun standar internasional,” tuturnya.

Mursyid mengatakan laboratorium BSL-2 yang disumbangkan ini juga memiliki kemampuan untuk mendeteksi virus-virus lain. Selain itu juga bisa digunakan untuk pasien yang memiliki tumor.

“Kedepannya laboratorium ini tidak berhenti hanya di sini, laboratorium ini bisa kita kembangkan untuk mendeteksi virus-virus lainnya kemudian bisa juga untuk dimanfaatkan mendeteksi bakteri,” katanya.

“Selain dari itu juga kedepannya bisa dikembangkan dalam rangka pengelolaan pasien-pasien dengan tumor baik itu dalam meramalkan kedepan untuk pasien ini dan juga untuk memulai hasil dari pengobatannya,” sambungnya.

Mursyid menyebut laboratorium ini akan mulai beroperasi melayani pasien pada Rabu mendatang. Pihaknya sudah melakukan uji coba dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendeteksi kuman atau virus yang ada ditubuh pasien.

“Laboratoriun ini Insyaallah akan kita operasionalkan hari Rabu. Saat ini sudah kita siapkan dan sudah kita uji coba pada satu dua hari ini, sehingga hari Rabu dan kedepannya sudah bisa untuk bisa mendeteksi kuman, bakteri, virus khusus virus sars cov-2 yang menyebabkan COVID-19,” tuturnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Paru, dr Sasmayani Eko Winanti menyebut dengan adanya bantuan laboratorium PCR dari CT Corp ini mampu mempercepat hasil akurat pemeriksaan swab. Dia juga menyebut hal ini sangat mempermudah kinerjanya untuk mendiagnosis virus COVID-19 yang mewabah di Indonesia saat ini.

“Dengan adanya laboratorium PCR swab ini sangat membantu saya untuk mendiagnosis pasti tentang COVID-19 seperti kita tahu selama ini pemeriksaan swab PCR itu hasilnya sangat lama dan ini sangat membebani pasien-pasien membuat efek psikologis juga jadi dengan adanya laboratorium PCR di RS PON tentu kita akan mendapatkan hasil pemeriksaan swab yang lebih cepat akurat dan diagnostiknya menjadi pasti,” imbuhnya.

(isa/isa)



Source:

author
Author: 

    Leave a reply "CT Corp Sumbang Laboratorium PCR ke RS Pusat Otak Nasional"