Bilik Steril Kendaraan Rp 500 Juta Jadi Sorotan, Ini Kata Pemkab Penajam

Penajam

Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), memesan bilik sterilisasi Corona (COVID-19) khusus untuk kendaraan seharga Rp 500 juta per unit. Pengadaan barang ini jadi sorotan karena harga yang dinilai cukup mahal.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) PPU, Arnold Wayong, tidak membantah bilik itu dibeli seharga Rp 500 juta per unit. Dia mengatakan bilik itu sudah tiba, namun hingga kini belum dibayar dan masih akan diaudit terkait harganya itu.

“(Bilik harga Rp 500 juta) tapi nanti kan nanti kan diaudit gitu kan, sebelum kita bayar nanti diaudit,” ujar Arnold saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Arnold mengatakan saat ini bilik itu masih dalam proses pengiriman dan belum sampai ke tahap pembayaran. Dia juga mengatakan alat itu bisa membersihkan kendaraan dari virus.

“Jadi dia kan di pos pengetatan itu sudah ada untuk pemeriksaan, itu juga kan ada bilik disinfektan (untuk) orang, nah ini (untuk) mobilnya lagi, jadi semua, bukan orang lagi (yang bisa disemprot disinfektan) tapi dari luar juga sudah tercegah,” jelas Arnorld.

Arnold mengatakan bilik sterilisasi khusus kendaraan ini berbeda dengan alat pencuci mobil pada umumnya. Menurutnya, jika mobil ini masuk ke dalam bilik lalu disemprot disinfektan maka tidak ada virus yang menempel di kendaraan itu.

“Beda, kalau cucian mobil kan nggak membunuh virus, kalau ini kan bisa,” katanya.

“Semacam itulah uapnya itu kan,” imbuhnya.

(zap/jbr)



Source:

author
Author: 

    Leave a reply "Bilik Steril Kendaraan Rp 500 Juta Jadi Sorotan, Ini Kata Pemkab Penajam"