Antisipasi Karhutla, Ma’ruf Minta Area Rawan Titik Api Jadi Perhatian Khusus

Jakarta

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan beberapa langkah antisipasi yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ma’ruf meminta agar area rawan titik api untuk diberikan perhatian khusus.

Wapres Ma’ruf menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat terbatas pada Selasa (23/6/2020) siang. Rapat itu membahas penanganan pandemi COVID-19 dan antisipasi Karhutla.

“Hari ini saya mendampingi Presiden @jokowi memimpin Rapat Terbatas tentang Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 serta Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan yang dilaksanakan di Istana Merdeka,” ujar Ma’ruf dalam akun Instagram resminya, Selasa (26/6).

Ma’ruf mengatakan saat ini pemerintah terus mengevaluasi program menuju tatanan normal baru. Selain itu, pemerintah juga melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi terjadinya karhutla.

“Selain intensif melakukan koordinasi dan evaluasi program akselerasi menuju tatanan normal baru, pemerintah juga harus melakukan antisipasi puncak kemarau di sejumlah daerah dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami kemarau pada Agustus 2020. Ma’ruf berhadap adanya antisipasi bagi daerah yang rawan terjadi karhutla.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terkoordinasi dengan baik. Area-area yang rawan hot spot dan update informasi harus mendapatkan perhatian khusus. Manfaatkan teknologi untuk peningkatan monitoring dan pengawasan dengan sistem dasbor yang menggunakan empat teknologi satelit sebagai alat pengindera mendeteksi titik api,” katanya.



Source:

author
Author: 

    Leave a reply "Antisipasi Karhutla, Ma’ruf Minta Area Rawan Titik Api Jadi Perhatian Khusus"